Gara-Gara Gerhana

by - 5:56 AM

Aal menggambar sambil mengarang cerita.

Namanya anak-anak, imajinasinya ada aja. Gara-gara gerhana tanggal 31 Januari 2018 lalu, kisah itu berlanjut.

Baca juga: Aal dan Super Blood Blue Moon 2018

Besok paginya, setelah ia melihat gerhana bulan (Super Blood Blue Moon 2018), ia memulai bercerita. Imajinasinya mulai bermain sembari menggambar dan bercerita pada saya. Kali ini tentang gerhana matahari, bukan gerhana bulan. Ya, karena hari itu saya sedikit menceritakan tentang gerhana bulan dan gerhana matahari. Intinya..gerhana bulan bisa kita lihat langsung dengan mata (tanpa kacamata), sedangkan gerhana matahari tidak boleh dilihat langsung oleh mata tanpa kacamata khusus, karena bisa merusak mata. Nah, kata-kata ini menempel jelas di pikirannya hingga ia membuat sebuah cerita. Mau tau gimana ceritanya? Nih, saya ceritakan ulang ya...

...
Gerhana Matahari. Gambar: Aal (3y10m)

Pada suatu hari, terjadilah gerhana matahari yang langka. Hewan-hewan pun ramai ingin melihat peristiwa tersebut. Ada semut yang datang dan menyaksikan gerhana matahari menggunakan kacamata khusus. Ia tahu, bahwa melihat gerhana matahari harus pakai kacamata khusus. Ia pun menghimbau pada semua teman-temannya agar memakai kacamata khusus jika ingin melihat gerhana matahari, agar mata tidak rusak karena cahaya matahari yang tajam.

Nah, di tempat lain, ada kangguru dan anaknya yang tidak mau melihat gerhana matahari. Kenapa? Karena ia tidak punya kacamata khusus, ia tidak mau matanya menjadi rusak karena melihat gerhana matahari tanpa kacamata khusus.

Ternyata, ada semut nakal yang tidak mengikuti himbauan si semut tadi. Ia penasaran dan tetap saja melihat gerhana matahari tanpa kacamata khusus.

Lalu apa yang terjadi? Matanya sakit. Ia dibawa oleh ambulance ke Rumah Sakit. Ia ditangani oleh Dokter Spesialis Mata Semut di Rumah Sakit tersebut.


Semut masuk Rumah Sakit. Gambar: Aal (3y10m)

Semut yang sakit dan Dokter Spesialis Mata Semut. Gambar: Aal (3y10m)

Pesan moralnya adalah kita harus mendengar dan mengikuti saran teman kita yang baik.

...

Begitulah kira-kira cerita Aal tentang gerhana. Gambar ini dia buat sambil cerita seperti cerita di atas (gaya bahasa sedikit Umi ubah..). Dan, gambar ini dijadikannya sebagai "buku cerita", begitu juga gambar lainnya. Jadi, kalau Abinya pulang, pasti dia minta ini diceritakan ulang. Atau dia minta gambar ini saya ceritakan ulang sebagai dongeng sebelum tidurnya.

Dan tentang pesan moralnya, itu benar karangannya sendiri. Mungkin efek sering mendengarkan cerita yang sering terkandung pesan moralnya, jadi saat membuat cerita pun ia selipkan pesan moralnya. MasyaAllah Tabarakallah.

Mau cerita-cerita selanjutnya?

😊

Juli Yastuti

#HariKe2
#Tantangan10Hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP

You May Also Like

0 comments