MENGUNJUNGI KRI BIMA SUCI DI PELABUHAN BATU AMPAR BATAM

by - 3:20 AM


Open Ship KRI Bima Suci (kapal latih pengganti KRI Dewaruci) di Pelabuhan Batu Ampar Batam, mulai tanggal 7 s.d 9 Desember 2017. Saya antusias sekali. Teringat masa kecil bisa lihat dan naik  KRI Dewaruci, amazing teringat sampai sekarang. Rasanya pengen bawa anak merasakan serunya. Ditambah lagi ada atraksi merching band dari Taruna AAL (Akademi Angkatan Laut), yang selama ini Aal tonton di acara Garuda Net TV. Ya, Aal memang suka nonton acara itu untuk lihat oom tentara, katanya. Apakah kelak ia ingin menjadi tentara? Ah, masa depanmu milikmu lah, nak.

Setibanya di lokasi sekitar jam 17.00 dan di hari terakhir pula (9 Des), masyaAllah lautan manusia mengerubungi si primadona Bima Suci. Mungkian karena memang hari sabtu, orang baru sempat datang bersama keluarga setelah hari sebelumnya masih bekerja. Super padat.

Padatnya pengunjung di hari terakhir open ship.

Perhatian Aal lebih pada KRI Yos Sudarso yang juga sedang menepi dan open ship. Memang bentuknya persis kapal perang mainan miliknya, jadi masyaAllah semangatnya dia ingin menaiki KRI Yos Sudarso tersebut. Antrian panjang untuk masuk pun sempat membuat lemas duluan, tapi Aal yang didampingi kakeknya tampak semangat, begitu pula kakeknya. Saya...ya menyuapi Maryam untuk makan sore. hehe.
KRI Yos Sudarso, seperti kapal perang mainan Aal.

Pengunjung KRI Yos Sudarso juga ramai dan padat.

Aal senang sekali, bersama kakek neneknya. Aal: mana pelurunya ini? Aal mau ada peluru.. -_-"

Keramaian disana benar-benar menuntut kita untuk selalu waspada dan berhati-hati. Ada seorang anak kecil yang terpisah dari keluarganya dan ditangani oleh bapak-bapak tentara yang gagah dan baik hati menenangkan anak tersebut di KRI Yos Sudarso. Semoga ia sudah berkumpul kembali dengan keluarganya, aamiin.

Taruna kecil.

Setelah puas bermain-main di KRI Yos Sudarso, kami keluar dan menyerah untuk menerobos keramaian KRI Bima Suci. Hari sudah sore dan waktu sholat Maghrib akan segera tiba, kami memutuskan untuk berfoto saja dengan KRI Bima Suci. Antrian untuk masuk kesana pun ampun ampun panjangnya, saya sudah sesak duluan melihatnya. Luar biasa antusias masyarakat Batam.

Keramaian pengunjung menyaksikan KRI Bima Suci.

Antrian padat.

Datang menyaksikan acara langka seperti ini disaat weekend memang kurang tepat bagi saya. Padatnya pengunjung membuat tidak maksimal. Semoga ada kesempatan di lain waktu untuk kembali dan bisa menaiki kapal gagah tersebut. Ah, saya memang jatuh cinta dengan kapal latih itu. Wajar saja, kegagahannya menjadi primadona bagi semua orang yang datang ingin mendekatinya.

Berat hati untuk berbalik meninggalkannya senja itu, dia akan berlayar kembali di hari Minggu pagi, 10 Desember 2017 menuju Surabaya. Berlayarlah dengan gagah, KRI Bima Suci kebanggaan kami..

KRI Bima Suci yang kami banggakan.

Batam, 10 Desember 2017.
Juli Yastuti

You May Also Like

3 comments

  1. Wuiiiiih rame bangeeet..
    Untung pas kami kesana hari pertama itu belum rame. Jadi puas naik-naik ke kapalnya, hehehe..

    ReplyDelete
  2. wow juga ya antusias masyarakat melihat bima suci...termasuk saya sih sebenarnya..namun saya tak beruntung, tak diijinkan masuk karena udah kesorean :(

    ReplyDelete