Aal Sedih, Maryam Menghibur

by - 4:25 PM

MasyaAllah Tabarakallah

Alhamdulillah kembali mulai menulis tantangan 10 hari tentang Pentingnya Meningkatkan Kecerdasan Anak Demi Kebahagiaan Hidup. Semangat belajar bersama lagi, setor tulisan lagi, semoga menjadi pembelajaran di universitas kehidupan saya. Yes, KAMI BISA!

Baca Juga: Review Materi Sesi 3

Seperti biasa, Aal masih menjadi partner setia saya dalam menjalani tantangan. Ya diikuti oleh adiknya, Maryam yang sudah berusia 1 tahun. Karena Aal sedang giat berlatih mengelola emosi terhadap orang-orang sekitarnya, terutama adiknya yang sudah mulai aktif ingin ikut bermain.

Kecerdasan emosi dan spiritual adalah menu sehari-hari yang banyak saya hidangkan kepada Aal. Ya, termasuk saya juga sekalian belajar bersamanya dalam hal ini. Sejak usia 1 tahun lebih, Aal sudah mengenal berbagai emosi. Marah, sedih, bahagia, kecewa, dan lainnya. Namanya anak, pasti selalu butuh kesabaran kita untuk selalu mengingatkannya kembali. Seperti halnya hari ini, Aal sedih karena dia terlambat membereskan mainannya yang lewat dari waktu yang telah disepakati sebelumnya. Akhirnya dia membereskan mainannya sambil nangis. Tiba-tiba si adik datang bawa plastik isi bungkus makanan yang sudah habis dengan gaya lucunya diputar-putar dengan ketawa ngakak gemesin ala bayi ke arah wajah Mas Aal. Awalnya Aal marah, sebel, masih merengut dan bete. Tapi Maryam pun pantang menyerah, terus aja putar-putarin plastik di depan wajah Aal. Sempat menahan tawa, akhirnya pecah juga ketawa Aal. Sedih berubah menjadi senang seketika karena tingkah si adik yang menggemaskan.

Setelah tugas membereskan mainannya selesai, saya langsung mengajak Aal berbicara.

Umi: Aal tadi sedih?
Aal: Iya..
Umi: Trus tadi ketawa kenapa?
Aal: Adek lucu, hehehee
Umi: Adek seperti cerita Kak Saliha dan Adek Sali ya (saya mengingatkan cerita di salah satu buku ceritanya).. Ketika kakaknya sedih, adeknya datang menghibur. Adek sayang Aal ya, dia senang kalo Aalnya senang, makanya dia datang nghibur Aal.. Ada aja ya tingkah lucunya, Aalnya jadi ngga sedih lagi ya?
Aal: Hehehe iya, lucu dia ya..
Umi: Iya, Aal juga yaa.. Kalau adeknya sedih, Aal hibur ya..
Aal: Iya..

Begitulah kisah hari ini, percakapan singkat yang bermaksud menabur rasa kasih dan sayang terhadap adiknya. Semoga kalian tumbuh bersama dengan bahagia penuh cinta yaa sayang Aal dan Maryam..❤

Juli Yastuti

#tantanganHariKe1
#kuliahBunSayIIP3
#gameLevel3
#kamiBisa

You May Also Like

0 comments