SAHABAT

by - 3:40 PM


Bagi saya, sahabat adalah harta. Memiliki mereka adalah nikmat yang tak terkira. Tapi, sejak kapan kami menyebutnya sebagai "sahabat"?

Tia Maria Sembiring
Saya mengenalnya saat masuk kuliah. Saat itu kami masih ospek dan sering duduk berdekatan karena nomor induk mahasiwanya bersebelahan. Sama2 merasa seperti pernah saling mengenal sebelumnya, tapi sama2 bingung entah kenal dimana. Wajahnya sangat familiar bagi saya, dan dia pun merasakan hal yang sama. (Cieh!) Karena itulah kami merasa dekat dan bisa saling bekerjasama.

Nadra Anasis
Saya bertemu dengannya di SMP, tempat kami bersekolah. Saat itu belum mengenalnya sama sekali. Lalu kami akhirnya bersama saat SMA. Saya mulai mengenalnya tapi tidak dekat. Masuk ke kampus yang sama, Politeknik Negeri Batam. Kami pun masih biasa saja, ngobrol jika ada keperluan, ya hanya sebatas itu. Seiiring berjalannya waktu, kami makin sering berinteraksi. Sebelumnya saya dan Tia yang suka berkumpul bersama, sharing, cerita, dll...diikuti pula oleh Nadra. Semakin nyaman! ❤

Setelah itu kami sering menghabiskan waktu di kampus bertiga. Bukan geng. Karena kami juga dekat dengan siapa saja. Tapi dalam hal tertentu, kami bertiga klop sehati. Makan, jalan, belajar, nginep di kampus karena berbagai kegiatan organisasi, dll membuat kami semakin dekat.

Denni Setiawan
Sobat lelaki yang juga suka ikut bersama kami. Paling sabar dengan sikap2 kami, hahaha. Tapi kedekatan dengan Denni agak renggang semenjak saya menikah, Nadra menikah dan Tia menikah. Karena kita perempuan dan sudah memiliki suami, pastinya kami akan lebih menjaga diri dari teman lawan jenis.

Saat itu..kami saling memberi hadiah, kejutan, silaturrahmi ke keluarga membuat orang tua kami saling kenal.

Tidak singkat waktu yang kami habiskan bersama hingga akhirnya kami memanggil mereka dengan sebutan "sahabat". Kita pernah punya masalah. Kami pernah menangis, pernah merasa tersakiti, pernah merasa dijahati. Tapi kami tidak pergi, mereka tidak pernah pergi, mereka tidak pernah meninggalkan saya. Atas ujian2 itulah...mereka saya panggil "SAHABAT".

Sahabat yang tidak hanya kata2 atau pujian semata. Tapi memang sahabat dari dalam hati yang juga terkandung rasa kasih sayang yang dalam.

Sahabat yang mau mengingatkan, mau mendengarkan, mau menerima. Sahabat yang ikhlas.

Untuk kalian, beruntungnya punya kalian..
Sahabat ❤

You May Also Like

0 comments